Ketika kita mempunyai mimpi dan rancangan yang besar, bersiaplah akan batu halangan yang tak kalah besar telah menanti. Tanjakan tinggi yang terjal sudah ada di depan mata kita. Bersiaplah dengan segala cemoohan orang yang akan kita dapatkan. Kritik sepedas sambal dan setajam pisau, yang kadang bisa menorehkan luka yang perih di hati dan panas di telinga. Orang-orang yang tak sependapat dan merasa hebat akan dikirim juga oleh Tuhan untuk meremehkan kita. Tapi apakah semua itu akan mempengaruhi kita? Menggagalkan rancangan besar kita? Melenyapkan mimpi besar kita? Tentu tidak. Pantang menyerah dan tekad kuat yang di dasari iman pada Tuhan menjadi faktor penting untuk keberhasilan dalam hal ini. Mimpi dan rancangan besar itu akan menjadi kenyataan suatu saat nanti.
Memang Tuhan sengaja mengirimkan kerikil hingga batu besar yang akan menguji seberapa besar tekad kita untuk mewujudkan suatu perubahan bagi kita dan sekitar kita. Karena Tuhan lah sutradaranya. GOD IS A DIRECTOR (cin[t]a.red). Dia yang membuat skenario yang kita mainkan. Tapi Dia mengijinkan kita memilih endingnya. Sad ending? Atau happy ending? Itu tergantung bagaimana kita memainkan skenario awal. Tuhan membuat dua skenario dengan dua ending itu. Tuhan baik kan?
Ketika kita memilih untuk menyerah maka kita sudah mekangkah pada permainan skenario dengan sad ending. Menyerah dan semua akan terlihat mudah. Tapi tunggu, intip, lihatlah sebuah penyesalan telah tersenyum dan melambaikan tangan menanti kita di ujung sana.
Lain jika kita memilih untuk terus memperjuangkan mimpi-mimpi kita, rancangan kita, maka kita telah melangkah pada skenario dengan akhir bahagia. Tentu saja berbagai scene tak terduga sudah menanti kita di dalamnya. Jangan mengira kita tak akan menemukan adegan-adegan berbahaya pada scene-scene itu. Tokoh antagonis pun akan Tuhan kirim untuk menemani kita memainkan skenario ini. Tapi jangan khawatir, senyum, tawa bahkan tangis bahagia telah menanti kita di akhir cerita yang mungkin merupakan awal dari cerita selanjutnya. Betapa hebat Tuhan.. so, mana skenario yang kamu pilih untuk mimpi dan rancangan besarmu?